Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com
+Gabung
Kupang, Suluh-Desa.com – Memasuki bulan Ramadan 1447 H, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) memperkuat kerja sama untuk menjaga stabilitas harga serta mempercepat digitalisasi transaksi pemerintah daerah. Penguatan sinergi ini ditegaskan dalam High Level Meeting (HLM) TPID, TP2DD yang berlangsung di Kantor Bupati TTS pada Rabu (4/3/2026).
Rapat yang dipimpin langsung Bupati TTS, Eduard Markus Lioe, menegaskan bahwa stabilitas inflasi dan digitalisasi menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi daerah. Pemerintah Kabupaten TTS berkomitmen menjaga daya beli masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas layanan publik melalui pemanfaatan teknologi digital.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, Adidoyo Prakoso, mengapresiasi kinerja TPID TTS. Pada Februari 2026, inflasi TTS tercatat sebesar 1,96% (yoy), tetap berada dalam kisaran sasaran nasional 2,5±1%. Capaian ini mencerminkan efektivitas kolaborasi dalam pengendalian harga di tengah pemulihan daya beli masyarakat.
Menghadapi sembilan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) pada Semester I 2026, Bank Indonesia NTT mendorong penerapan strategi 4K: Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi Efektif. Intervensi difokuskan pada pekan kedua Maret untuk Ramadan, pekan keempat Maret hingga pekan kedua April untuk Idulfitri dan Paskah, serta pekan ketiga, keempat, Mei untuk Iduladha dan hari Kenaikan Yesus Kristus.
