Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com
+Gabung
“Prinsipnya, diskusi berjalan bagus, kritis namun tetap konstruktif. Inti agendanya adalah kita melakukan evaluasi rutin terhadap kinerja Bank NTT, melihat apa yang sudah berjalan baik, apa yang perlu diperbaiki, dan bagaimana strategi ke depan. Semuanya akan disempurnakan saat rapat lanjutan nanti,” tandas Gubernur.
Sebagai informasi, Rapat Umum Pemegang Saham Bank NTT merupakan agenda tahunan yang paling krusial dan menjadi forum tertinggi dalam struktur perusahaan. Di momen inilah para pemegang saham memiliki wewenang penuh untuk mengevaluasi kinerja jajaran direksi dan manajemen, membahas secara rinci laporan keuangan, menentukan pembagian keuntungan atau dividen, merancang rencana bisnis ke depan, serta menetapkan langkah-langkah strategis guna semakin memperkuat posisi Bank NTT.
Peran Bank NTT yang sangat vital sebagai lembaga keuangan daerah yang bertugas mendorong dan mendukung pembangunan ekonomi masyarakat NTT, menjadikan setiap keputusan dalam forum RUPS sangat menentukan arah pertumbuhan ekonomi daerah. Oleh karena itu, pemegang saham berkomitmen untuk memastikan setiap pembahasan dilakukan secara teliti, mendalam, dan transparan demi kemajuan bank milik bersama ini.
Untuk diketahui bahwa Rapat Umum Pemegang Saham Bank NTT, yang sebelumnya dilakukan di Kabupaten Ende, akan dilanjutkan di Kota Kupang, sesuai jadwal yang di tetapkan yakni tanggal 24 mei 2026 mendatang.
