Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com
+Gabung
“Tugas kita bukan hanya membuat anak-anak bermimpi, tetapi menjaga agar mereka tidak kehilangan mimpi itu ketika mereka tumbuh dewasa,” pungkasnya.
Pesan tersebut menegaskan pentingnya peran guru dan lingkungan sekolah dalam membangun generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki karakter, ketahanan diri, dan keyakinan terhadap masa depan.
Sempat Rusak Akibat Badai Seroja
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala UPTD SD Inpres Oesapa, Restiana Embong, S.Pd., Gr., menjelaskan bahwa perjalanan pembangunan sekolah tersebut berlangsung secara bertahap.
Pada awalnya, sekolah memiliki enam ruang kelas. Pada 2013, sekolah memperoleh bantuan tambahan berupa lima ruang kelas, satu ruang guru, dan satu ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS). Selanjutnya, pada 2017, dibangun empat ruang tambahan serta satu perpustakaan.
Namun, sejumlah fasilitas sekolah mengalami kerusakan akibat badai Seroja pada 2021. Setahun kemudian, Kementerian Pekerjaan Umum memberikan bantuan perbaikan atap dan plafon.
Kerusakan kembali terjadi pada 2025 ketika sejumlah ruang kelas mengalami kerusakan berat. Pemerintah kemudian memberikan dukungan untuk mengganti dan memperbaiki fasilitas yang rusak.
