Gubernur NTT Pimpin Raker Koordinasi Perekonomian, Targetkan Daerah Lebih Produktif dan Inklusif

| Editor: Wanster Buu

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com

+Gabung

Mantan Anggota DPR RI ini juga mendorong munculnya lebih banyak entrepreneur dari kalangan anak muda dan perempuan guna memastikan pertumbuhan ekonomi yang baik dan inklusif. “NTT harus bergerak dari daerah yang sangat konsumtif menuju lebih produktif. Kita ingin mengurangi defisit perdagangan, mengembangkan potensi daerah, serta mendorong lahirnya lebih banyak wirausaha baru yang tersebar di seluruh NTT,” tegasnya.

Gubernur menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dan meminta pembentukan tim kecil untuk mengonkretkan hasil pembahasan serta melaksanakan pertemuan rutin. Selain itu, ia menyoroti perlunya sinkronisasi data antar instansi karena data menjadi dasar utama perumusan kebijakan ekonomi yang tepat.

Bacaan Lainnya

“Provinsi ini masih sangat konsumtif. Kita dorong secara perlahan namun konsisten agar menjadi lebih produktif. Ini membutuhkan kerja bersama, komitmen, serta sinergitas yang kuat dari semua pihak,” ujarnya.

Rapat diakhiri dengan penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama yang mencakup poin penting, antara lain:

1. Mendorong perangkat daerah dan instansi vertikal untuk aktif menyampaikan data pendukung kebijakan perekonomian.
2. Menuntut PT Pelindo Cabang Kupang segera memperbaiki dan merawat Rubber Tyred Gantry (RTG) di Pelabuhan Peti Kemas Kupang untuk kelancaran arus barang dan pengendalian inflasi.
3. Pemerintah Provinsi NTT akan berkomunikasi dengan Daya Anagata Nusantara (Danantara) terkait pengadaan RTG baru untuk Pelabuhan Tenau Kupang.
4. Menyepakati bahwa pemilik barang tidak menaikkan harga selama proses perbaikan RTG berlangsung.
5. Menetapkan bahwa tarif demurrage tidak mengalami kenaikan.
6. Menguatkan sinergi antara TPID dan seluruh pemangku kepentingan dalam pengendalian inflasi.

Pos terkait