Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com
+Gabung
Segmen pertama berada di sisi samping GOR Oepoi dengan panjang sekitar 400 meter. Sementara segmen kedua merupakan kelanjutan dari pekerjaan yang telah dilakukan pada tahun sebelumnya, membentang sepanjang kurang lebih 200 meter, menghubungkan dari pertigaan dekat Telaga Opa hingga menuju Jalan Polisi Militer di belakang Kantor DPRD Provinsi NTT.
Konstruksi Beton Disesuaikan Beban dan Kondisi Lahan
Pemilihan jenis konstruksi beton pada ruas jalan ini bukan tanpa alasan. Yohanes menjelaskan, pihaknya telah mempertimbangkan karakteristik lalu lintas serta kondisi lingkungan di sekitar lokasi. Salah satunya adalah seringnya dilalui kendaraan dengan beban berat, termasuk kendaraan tangki air berkapasitas 4.000 hingga 5.000 liter.
“Kita menggunakan konstruksi beton karena jalan ini cukup sering dilalui kendaraan dengan beban berat, termasuk kendaraan tangki air. Jadi konstruksinya kita sesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan,” jelasnya.
Selain beban kendaraan, faktor topografi juga menjadi pertimbangan utama. Ruas jalan ini berada di kawasan yang relatif rendah dan berdekatan dengan area persawahan, sehingga rentan mengalami genangan air, terutama saat memasuki musim hujan. Oleh sebab itu, pengerjaan tidak sekadar melapisi permukaan dengan beton, melainkan dimulai dari pembenahan pondasi secara menyeluruh.
