Jalan Provinsi NTT Ruas Kaburea–Maukaro Jadi Sorotan: Anggota Dewan Nilai Benyamin Nahak, Kepala Dinas PU NTT Terparah dan Gagal Tangani Infrastruktur

| Editor: Wanster Buu
Lukas Mbulang, SH (Kanan) dan Odorikus Goa Owa, S.Pt (kiri) saat mengunjungi salah satu UMKM di Kota Kupang, Jumat (26/06).

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com

+Gabung

Jalur Penghubung Tiga Kabupaten, Nadi Ekonomi Pantai Utara

Lukas menjelaskan bahwa jalan tersebut merupakan satu‑satunya akses utama di jalur Pantai Utara yang menghubungkan tiga wilayah sekaligus: Kabupaten Nagekeo, Kabupaten Ende, hingga Kabupaten Sikka (Maumere). Dilalui bus antarkota, kendaraan barang, dan angkutan umum harian, jalur ini menjadi urat nadi perputaran ekonomi warga di sepanjang pesisir utara Flores.

“Bagi masyarakat di sana, mulai dari Dusun Kaburea, Kecamatan Wolowae Nagekeo, Kecamatan Weweria di Kabupaten Ende, hingga kabupaten Sikka Maumere, jalan ini sangat berarti. Di sepanjang jalur ini berkembang usaha pembuatan garam rakyat, seperti didusun Kaburea, dan weweria kabupaten ende. Selain itu juga ada pertanian kopra, pisang, dan jambu mete. Tanpa jalan yang baik, hasil bumi dan garam sulit dibawa ke pasar, biaya angkut naik, dan harga jual petani turun drastis,” jelasnya.

Lukas menegaskan pula tanggung jawab hukum dan moral negara: “Jika terjadi kecelakaan lalu lintas akibat jalan yang rusak dan tidak terawat, itu adalah bukti kegagalan pemerintahan. Pemerintah Provinsi NTT, terutama Dinas PU harus berani memikul tanggung jawab atas nyawa dan keselamatan rakyat.”

Pos terkait