Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com
+Gabung
Lebih jauh Dr. Prio Santoso juga memaparkan identitas dan peran luas yang diemban oleh Yayasan Masjid Darul Hijrah Madani, yang menaungi kegiatan keagamaan maupun sosial pendidikan di wilayah tersebut. Menurutnya, keberadaan masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat melaksanakan ibadah salat lima waktu atau kegiatan hari raya saja, melainkan telah berkembang menjadi pusat pelayanan masyarakat yang lengkap dan bernilai strategis.
“Di bawah naungan yayasan ini, kami telah membangun dan mengelola lembaga pendidikan yang telah berjalan cukup lama dan melayani anak-anak di sekitar sini, mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini atau PAUD, Taman Kanak-Kanak hingga jenjang Madrasah. Kami ingin menjadikan lingkungan masjid ini sebagai pusat pembentukan karakter, tempat menimba ilmu dunia dan akhirat, sekaligus wadah persatuan warga. Kegiatan kurban tahunan seperti ini adalah satu dari sekian banyak program yang kami jalankan untuk menjaga semangat beramal, berbagi, dan mempererat persaudaraan antarwarga,” papar Dr. Prio Santoso penuh harap.
Seluruh proses mulai dari penerimaan hewan, pemeriksaan kesehatan, penyembelihan yang mengikuti kaidah syariat, hingga pemotongan dan pembagian kepada jemaah yang sudah melalui uji klinis agar jemaah menerima hewan kurban yang sehat dan segar untuk dikonsumsi.
