Pemerintah NTT Rapat Evaluasi, Berbenah Usai Tragedi YBR

| Editor: Wanster Buu
Gubernur NTT Melki Lakalena dan Wakil Gubernur NTT, Saat Memimpin Rapat Evaluasi, (7/02/26)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com

+Gabung

Staf Khusus Mendagri Hoiruddin Hasibuan menyampaikan bahwa kehadirannya merupakan penugasan khusus untuk mendalami kasus dan menyusun rekomendasi bagi pemerintah pusat. Ia menekankan pentingnya pendataan by name by address, fleksibilitas pendanaan, dan kesiapan menghadapi darurat sosial, serta menyampaikan belasungkawa dari Menteri Dalam Negeri.

Wakil Gubernur Johni Asadoma menekankan peran aparat tingkat bawah: “Bantuan sudah banyak tetapi pertanyaannya, apakah program itu sampai pada yang berhak? RT, RW, dan Kepala Desa harus benar-benar peduli dan proaktif.”

Bacaan Lainnya

SINERGI LINTAS SEKTOR

Rapat menunjukkan komitmen bersama lintas sektor dalam membenahi sistem penanggulangan kemiskinan. Pemerintah daerah, aparat penegak hukum, lembaga pendidikan, tokoh agama, TP PKK, dan dunia usaha sepakat bekerja sama.

Kepolisian, Kejaksaan, dan BPS akan melakukan pengawasan agar tidak ada manipulasi data atau penyalahgunaan bantuan. LLDIKTI siap menurunkan mahasiswa untuk pendataan dan pemberdayaan masyarakat. TP PKK akan menghidupkan peran dasa wisma, sementara tokoh agama akan membangun kesadaran sosial dari mimbar. Dunia usaha juga siap membantu literasi keuangan dan kemandirian ekonomi.

LANGKAH KONKRET HASIL RAPAT

Pos terkait