Pemkot Kupang Gelar Musrenbang Kecamatan dan Pra Musrenbang Tematik Stunting Perdana di Maulafa

| Editor: Wanster Buu
Sekda Kota Kupang Jefri Pelt (tngah motif biru abu-abu), asisten dua perekonomian, Ignas Lega (tengah motif Manggarai), pose bersama camatan Maulafa dan para lurah, usai kegiatan.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com

+Gabung

Pemerataan dan Keberlanjutan Jadi Prioritas Alokasi Anggaran

Materi perencanaan disampaikan oleh Pelaksana Tugas Kepala Bappeda Kota Kupang, Wildrian Ronald Otta, S.STP, MM. Ia menjelaskan bahwa alokasi Rp500 juta per kelurahan bertujuan mempercepat pembangunan, memastikan pemerataan, dan menjamin keberlanjutan program.

Bacaan Lainnya

Untuk tahun mendatang, formula perhitungan alokasi akan mempertimbangkan luas wilayah, jumlah penduduk, dan tingkat kemiskinan agar distribusi semakin adil dan proporsional. Ia juga menekankan bahwa pembangunan ekonomi tidak boleh mengabaikan aspek ekologis, sehingga pertumbuhan tetap memperhatikan daya dukung lingkungan.

Terkait stunting, pada tahun 2027 akan dialokasikan anggaran khusus sebesar Rp10 juta per kelurahan sebagai bagian dari penguatan intervensi spesifik di tingkat masyarakat. “Nilai tawar daerah di masa depan ditentukan oleh kualitas manusianya,” tegasnya.

Pra Musrenbang Tematik Stunting Pertama Kalinya Digelar

Pra Musrenbang Tematik Stunting dipaparkan oleh Pelaksana Tugas Sekretaris Bappeda Kota Kupang, Imelda Fonyke Nange, ST, MT. Tahun ini menjadi pertama kalinya Kota Kupang menyelenggarakan kegiatan tersebut secara khusus, sesuai dengan Jukni Pelaksanaan Aksi Konvergensi yang dikeluarkan Bina Bangda Kemendagri akhir 2024.

Pos terkait