Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com
+Gabung
Pemerataan dan Keberlanjutan Jadi Prioritas Alokasi Anggaran
Materi perencanaan disampaikan oleh Pelaksana Tugas Kepala Bappeda Kota Kupang, Wildrian Ronald Otta, S.STP, MM. Ia menjelaskan bahwa alokasi Rp500 juta per kelurahan bertujuan mempercepat pembangunan, memastikan pemerataan, dan menjamin keberlanjutan program.
Untuk tahun mendatang, formula perhitungan alokasi akan mempertimbangkan luas wilayah, jumlah penduduk, dan tingkat kemiskinan agar distribusi semakin adil dan proporsional. Ia juga menekankan bahwa pembangunan ekonomi tidak boleh mengabaikan aspek ekologis, sehingga pertumbuhan tetap memperhatikan daya dukung lingkungan.
Terkait stunting, pada tahun 2027 akan dialokasikan anggaran khusus sebesar Rp10 juta per kelurahan sebagai bagian dari penguatan intervensi spesifik di tingkat masyarakat. “Nilai tawar daerah di masa depan ditentukan oleh kualitas manusianya,” tegasnya.
Pra Musrenbang Tematik Stunting Pertama Kalinya Digelar
Pra Musrenbang Tematik Stunting dipaparkan oleh Pelaksana Tugas Sekretaris Bappeda Kota Kupang, Imelda Fonyke Nange, ST, MT. Tahun ini menjadi pertama kalinya Kota Kupang menyelenggarakan kegiatan tersebut secara khusus, sesuai dengan Jukni Pelaksanaan Aksi Konvergensi yang dikeluarkan Bina Bangda Kemendagri akhir 2024.
