Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com
+Gabung
Melalui doktrin baru ini, Undana sedang memutus rantai kebiasaan lama tersebut. Wakil‑wakil rektor dituntut menjadi pemimpin yang turun ke lapangan, terbuka, dan berani menyelesaikan masalah secara langsung.
Dampak jangka panjangnya diharapkan sangat nyata: birokrasi menjadi lebih lincah, transparan, dan bersih dari praktik‑praktik yang tidak sehat seperti nepotisme atau komersialisasi pendidikan yang tidak wajar. Bagi seluruh sivitas akademika serta masyarakat NTT, ini menjadi awal dari layanan pendidikan yang lebih cepat, tepat sasaran, dan benar‑benar mengutamakan kualitas serta keadilan.**
