Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com
+Gabung
“Ini merupakan langkah awal yang sangat baik untuk pengembangan rumah sakit ke depan. Kerja sama dengan BPJS Kesehatan harus dimanfaatkan sebagai sarana untuk memperkenalkan fasilitas medis yang dimiliki Undana kepada publik, sekaligus menjadi bukti nyata kontribusi universitas dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Nusa Tenggara Timur,” tegas Prof. Jefri.
Senada dengan hal tersebut, perwakilan BPJS Kesehatan, Gede Wiranatha, menegaskan bahwa RSU Undana telah resmi bergabung dalam jejaring fasilitas kesehatan mitra BPJS setelah dinyatakan lolos melalui proses uji kelayakan atau kredensialing. Ke depannya, sinergi ini tidak hanya berfokus pada layanan pengobatan, tetapi juga akan dikembangkan ke arah upaya pencegahan penyakit serta peningkatan jumlah peserta aktif di lingkungan kampus.
Terobosan: Pengecekan JKN Terintegrasi Tes Kesehatan Mahasiswa Baru
Salah satu hasil penting dan menjadi terobosan dalam rapat tersebut adalah rencana penyatuan pengecekan status kepesertaan JKN dengan agenda pemeriksaan kesehatan mahasiswa baru yang dilaksanakan di Klinik Pratama Undana.
Menurut penjelasan Gede Wiranatha, mulai tahun ajaran mendatang, ketika mahasiswa baru menjalani tes kesehatan wajib, sistem akan sekaligus memeriksa status kepesertaan JKN mereka secara otomatis. Jika ditemukan status yang belum aktif atau belum terdaftar, petugas yang bertugas akan langsung membantu mengarahkan proses aktivasi atau pendaftaran baru secara terpadu di lokasi yang sama.
