Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com
+Gabung
Penerapan sistem daring telah diberlakukan secara merata di seluruh SMP Negeri, yang berjumlah 21 SMP. Di jenjang SD, dari total 85 satuan pendidikan negeri dan Inpres, sebanyak 32 sekolah ditetapkan sebagai pelopor jalur daring, sedangkan sisanya tetap melayani secara luring.
Dari sisi teknis, sistem berjalan tanpa gangguan jaringan yang berarti, hal ini berkat persiapan matang dan uji coba berulang jauh sebelum hari‑H.
“Tidak ada kendala jaringan yang mengganggu karena kami sudah melakukan simulasi dan pengujian sistem sejak lama agar siap beroperasi,” tambah Okto.
Pendampingan Aktif Mengatasi Kendala Pemahaman Teknis
Meski sistem berfungsi baik secara teknis, masih ditemukan kesulitan dari kalangan orang tua atau wali murid yang belum terbiasa dengan alur pendaftaran daring. Untuk mengatasinya, dua langkah utama disiapkan:
✅ Setiap sekolah wajib membentuk tim teknis yang menguasai prosedur dan siap membantu warga;
✅ Dinas menugaskan 8 orang petugas khusus pendampingan, melayani langsung di kantor dinas maupun berkoordinasi dengan sekolah.
“Jika mengalami kesulitan, orang tua bisa datang ke sekolah atau ke dinas. Tim kami siap mendampingi hingga proses selesai,” tegas Okto.
Selain itu, Okto juga menjelaskan umumnya pengaduan warga berkaitan dengan terkendalanya akses masuk pada sistem dan kesalahan warga pada saat klik sehingga kehabisan waktu.
