Gubernur NTT Resmi Buka Pelatihan TOT Standar Gizi dan Keamanan Pangan untuk Program MBG

| Editor: Wanster Buu
Pose bersama Gubernur NTT Melki Lakalena dengan peserta TOT

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com

+Gabung

Ia menekankan agar para peserta mentransformasikan pengetahuan dan praktik terbaik kepada tenaga terkait, serta menyebarkan informasi positif tentang gizi dan keamanan pangan kepada lingkungan sekitar. “Dengan pelatihan ini akan ada pertukaran pemikiran tentang standar gizi, keamanan pangan, dan kebersihan. Saya harapkan dapat disebarluaskan secara berjenjang dan membentuk budaya baru dalam urusan makanan yang lebih aman dan sehat,” ungkapnya.

Gubernur juga menjelaskan bahwa Program MBG tidak hanya menyentuh aspek gizi, tetapi juga ekonomi, kesehatan, dan kebersihan untuk membentuk pola hidup sehat. Selain itu, ia menyoroti pentingnya penyajian makanan higienis bagi anak sekolah dan mengusulkan adanya nol toleransi terhadap pelanggaran keamanan pangan. “Jika masih ada hal yang memicu keracunan makanan, harus diberikan sanksi tegas agar semua pihak bekerja lebih serius dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap program ini,” jelasnya.

Bacaan Lainnya

Sementara itu, Suardi Samiran menyatakan bahwa Program MBG merupakan investasi masa depan Indonesia. “Asupan gizi yang baik dan berkualitas pada anak-anak berkaitan langsung dengan kualitas sumber daya manusia di masa depan, sehingga program ini menyentuh aspek pembangunan manusia,” ucapnya. Ia juga menegaskan peserta pelatihan sebagai aktor kunci yang harus menjadi penggerak perubahan aktif dalam menerapkan kebijakan dan standar gizi.

Pos terkait