OJK: Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Terjaga di Tengah Dinamika Global, Kinerja Berbagai Sektor Memperlihatkan Perkembangan Positif

| Editor: Wanster Buu

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com

+Gabung

Sementara itu, perekonomian Amerika Serikat menunjukkan tanda-tanda pelemahan dengan pertumbuhan pada triwulan I-2026 yang diperkirakan akan menurun, meskipun pasar tenaga kerja masih relatif stabil. Di Tiongkok, pertumbuhan ekonomi pada triwulan I-2026 tercatat sebesar 5,0 persen sesuai dengan target yang ditetapkan, namun momentum pertumbuhan mulai melambat seiring dengan menurunnya ekspor dan belum kuatnya permintaan domestik.

Di dalam negeri, perekonomian nasional tumbuh sebesar 5,61 persen yang didorong oleh kuatnya konsumsi rumah tangga dan peningkatan pengeluaran pemerintah. Dari sisi indikator permintaan, Indeks Keyakinan Konsumen masih berada dalam zona optimis meskipun sedikit menurun, sementara pertumbuhan penjualan ritel tercatat sebesar 2,4 persen secara tahunan. Dari sisi ketahanan eksternal, posisi cadangan devisa per Maret 2026 mencapai USD148,2 miliar dengan neraca perdagangan yang mencatatkan surplus sebesar USD1,2 miliar.

Bacaan Lainnya

Perkembangan Berbagai Sektor Jasa Keuangan

Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon

Perkembangan pasar modal domestik pada April 2026 berjalan secara dinamis seiring dengan kondisi pasar keuangan dunia yang masih penuh ketidakpastian. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup pada level 6.956,80, mengalami koreksi sebesar 1,30 persen secara bulanan dan 19,55 persen secara tahunan. Meskipun demikian, tingkat likuiditas dan ketahanan pasar tetap terjaga dengan baik.

Pos terkait