Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com
+Gabung
Untuk pertama kalinya, SNLIK bekerja sama dengan LPS sesuai dengan UU PPSK. Survei tahun ini juga akan menghasilkan angka literasi dan inklusi keuangan tingkat provinsi agar setiap daerah mengetahui posisinya dan dapat berkontribusi dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat setempat.
Jumlah Responden Naik Drastis Hingga 75.000
Anggito Abimanyu menyampaikan pentingnya peningkatan jumlah responden untuk memperoleh data yang lebih akurat dan objektif. “Tahun ini kita menambah jumlah sampelnya, tahun lalu itu 10.000 sekarang menjadi 75.000 responden, sehingga kita dapat memperluas basis analisisnya hingga ke provinsi,” ujarnya. LPS akan terus mendukung dan berharap dapat menjangkau lebih banyak responden serta membuat kebijakan yang lebih baik berdasarkan hasil survei.
Sementara itu, Amalia mengapresiasi kolaborasi produktif antara ketiga lembaga dan menyampaikan bahwa sampel yang diperluas akan menghasilkan Indeks Literasi dan Inklusi Keuangan hingga tingkat provinsi di 38 provinsi se-Indonesia. Ia mengimbau masyarakat untuk bersedia menerima petugas pendataan, dengan menjamin bahwa kerahasiaan jawaban dan keamanan data pribadi akan dijaga sesuai aturan.
Proses Pendataan Berjalan dari 4–18 Februari 2026
