Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com
+Gabung
Kerja sama tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi dapat dilanjutkan melalui berbagai program pendidikan politik dan pengawasan partisipatif yang menyentuh langsung kelompok orang muda.
Sebab, demokrasi tidak hanya dibutuhkan ketika pemilu berlangsung. Demokrasi juga membutuhkan warga negara yang kritis, sadar terhadap hak dan kewajibannya, berani menyampaikan pendapat, menghargai perbedaan serta mampu melakukan kontrol terhadap jalannya kekuasaan.
Melalui pendidikan politik ini, orang muda Kota Kupang diharapkan tidak sekadar menjadi pemilih, tetapi berkembang menjadi penggerak dan pengawas demokrasi yang kritis, bertanggung jawab dan berintegritas.
Pada akhirnya, kualitas demokrasi tidak hanya ditentukan oleh siapa yang terpilih dalam pemilu, tetapi juga oleh seberapa kuat masyarakat mengawal prosesnya.
Orang muda tidak boleh hanya menjadi penonton demokrasi. Mereka harus ikut mengawasi, mengawal dan memastikan demokrasi berjalan dengan baik.
