Wali Kota Kupang Sampaikan Tantangan Keuangan Daerah, Minta Relaksasi Aturan dan Realisasi Insentif

| Editor: Wanster Buu
Walikota Kupang Christian Widodo saat menyampaikan pendapatnya, Selasa (31/03) di Aula Fernandes, Kantor Gubernur.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com

+Gabung

Kupang, Suluh-Desa.com – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menyampaikan kondisi riil keuangan daerah dalam rapat pengelolaan keuangan daerah bersama Kementerian Dalam Negeri dan Pemerintah Provinsi NTT yang berlangsung di Aula Fernandes Lantai 4 Kantor Gubernur NTT, Selasa (31/3).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur NTT Emanuel Melkiades Lakalena, Wakil Gubernur Johni Asadoma, Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri Dr. Drs. Agus Fatoni, M.Si., beserta jajarannya, para Bupati, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah se-NTT, dan Kepala Perangkat Daerah terkait.

Bacaan Lainnya

Dalam penyampaiannya, Wali Kota menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Kupang menghadapi tantangan serius dalam memenuhi ketentuan belanja pegawai. Berbagai simulasi telah dilakukan, namun diperlukan pendekatan kebijakan yang lebih fleksibel. Menurutnya, relaksasi aturan menjadi solusi paling rasional untuk menjaga keseimbangan antara kepatuhan regulasi dan kualitas pelayanan publik.

Ia juga menyoroti keterbatasan daerah dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), mengingat tidak semua daerah memiliki potensi sumber daya unggulan. “Untuk meningkatkan PAD dibutuhkan modal dan ruang fiskal. Dalam kondisi efisiensi, hal itu tentu menjadi tantangan tersendiri bagi daerah,” ujarnya. Selain itu, ia mengungkapkan harapan agar insentif atas capaian Kota Kupang sebagai daerah terbaik TP2DD wilayah Nusa Tenggara, Bali, dan Papua dapat segera direalisasikan untuk memperkuat fiskal daerah.

Pos terkait