Gubernur NTT Sampaikan Duka Cita Atas Meninggal Anak 10 Tahun di Ngada karena Bunuh Diri 

| Editor: Wanster Buu
Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Lakalena saat memberikan keterangan pers, kamis, 04/02/26.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com

+Gabung

Kupang, Suluh-Desa.com – Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, menyampaikan duka cita yang sangat mendalam dalam wawancara bersama pers di Kupang pada hari Rabu (4/2/2026), setelah seorang anak berusia 10 tahun di Desa Jerebu’u, Kabupaten Ngada, NTT, meninggal akibat bunuh diri. Kematian anak tersebut diduga dipicu oleh kekecewaan karena tidak mampu membeli buku dan alat tulis sekolah.

Menurut Gubernur, peristiwa ini bukan hanya tragedi keluarga, melainkan kegagalan kolektif berbagai sistem pemerintahan, sosial, budaya, keagamaan, dan pendidikan dalam mendeteksi dini serta memberikan pertolongan yang tepat kepada warga yang membutuhkan, terutama anak-anak dan keluarga kurang mampu.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Iklan anda ingin di lihat ribuan orang?  Hubungi Kami!!!

“Sebagai Gubernur Provinsi NTT, saya berduka cita mendalam dengan kejadian yang terjadi di Jerebu’u, Kabupaten Ngada. Saya mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga. Kita berdoa agar anak kita yang tercinta ini diterima di sisi Tuhan, dan peristiwa ini menjadi pelajaran yang sangat berharga agar kejadian serupa tidak pernah terulang di seluruh pelosok NTT,” ungkap Gubernur Melki, yang menyebut kejadian ini sebagai tamparan keras bagi nurani dan kemanusiaan bersama.

Sejak menerima informasi kejadian, Gubernur telah berkoordinasi langsung dengan Bupati dan Wakil Bupati Ngada, serta jajaran pemerintah dan unsur non-pemerintah di daerah. Pemerintah memastikan proses pemakaman dilakukan dengan layak dan mendorong penyelesaian seluruh persoalan sosial dan adat yang menyertai peristiwa tersebut.

Pos terkait