Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com
+Gabung
Kupang, Suluh-Desa.com – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur (KPw BI NTT) melanjutkan rangkaian kegiatan SERAMBI (Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri) 2026 dengan menyelenggarakan talkshow edukatif di halaman parkir Hypermart Bundaran Tirosa, Kota Kupang pada Rabu (04/03/2026).
Kegiatan ini menghadirkan berbagai pihak terkait, antara lain BI NTT, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) NTT, Kejaksaan Tinggi NTT, Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) NTT, serta Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan NTT, dengan diikuti 100 peserta dari kalangan mahasiswa berbagai universitas di Kupang, perwakilan instansi, dan calon pekerja migran asal NTT.
Didiet Aditya B. P., Deputi Kepala Perwakilan BI NTT, menyampaikan mengenai pelaksanaan SERAMBI 2026, perkembangan penggunaan QRIS, serta pentingnya pelindungan konsumen di era pembayaran digital. Masyarakat diimbau untuk berhati-hati terhadap informasi atau tawaran yang mencurigakan, memeriksa kebenarannya, dan melaporkan kepada pihak terkait. BI juga menegaskan kampanye “Kalau Ragu, Stop Dulu” sebagai ajakan untuk lebih waspada terhadap modus penipuan digital yang semakin canggih.
Asisten Direktur Pengawasan PPUJK, Edukasi Pelindungan Konsumen OJK NTT, Polantoro, menekankan pentingnya literasi keuangan dan kewaspadaan terhadap penipuan finansial serta pinjaman online ilegal. Ia menjelaskan bahwa pinjaman daring yang berizin dan diawasi OJK disebut sebagai pindar, sedangkan pinjol umumnya merujuk pada pinjaman tidak berizin yang berpotensi merugikan.
