Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com
+Gabung
– Hasil klarifikasi terhadap laporan masyarakat mengenai uang yang diragukan keasliannya
– Hasil pemeriksaan dan pengolahan uang dari setoran perbankan yang masuk ke kantor perwakilan BI NTT
Pemusnahan dilaksanakan ketat sesuai Prosedur Operasi Standar, menggunakan mesin peracik khusus kertas. Hasilnya berupa potongan‑potongan sangat kecil sehingga bentuk dan ciri uang sama sekali hilang dan tidak dapat digunakan atau disusun kembali. Sebagai simbol penegakan hukum dan komitmen bersama, seluruh unsur BOTASUPAL serta Forkopimda yang hadir turut langsung mengoperasikan mesin peracik tersebut.
Hal penting lainnya: ini merupakan kegiatan pemusnahan uang palsu secara terpadu yang pertama kali dilaksanakan di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur.
⚠️ Bahaya Peredaran Uang Palsu: Lebih Dari Sekadar Kerugian Individu
Dalam kesempatan itu disampaikan pula bahwa dampak keberadaan dan peredaran uang palsu cukup serius dan luas:
– Menimbulkan kerugian langsung bagi masyarakat, pedagang maupun pelaku usaha
– Mengganggu kelancaran arus transaksi dan stabilitas ekonomi daerah maupun nasional
– Menurunkan kepercayaan publik terhadap Rupiah sebagai alat tukar resmi negara
“Karena alasan‑alasan itulah kegiatan ini penting dilakukan, sekaligus menjadi pesan tegas kepada siapa saja bahwa pemalsuan dan penyebaran uang palsu adalah tindakan yang dilarang dan akan ditindak tegas,” tegas dalam arahan kegiatan tersebut.






