BI NTT Perkuat Ekonomi Syariah, Penjualan UMKM Tembus Rp1,21 Miliar

| Editor: Wanster Bu`u

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com

+Gabung

Pada 13 Oktober 2026, BI NTT menyelenggarakan Silaturahim Pesantren ISEF 2026 secara daring bersama enam pondok pesantren mitra, yakni Pondok Pesantren Walisanga Ende, Pancasila Reo, Ar-Rohimah Pota, Insan Kamil Flobamorata Labuan Bajo, Hidayatullah Batakte di Kabupaten Kupang, dan Al-Quran Cijantung 7 Alor.

Dua pondok pesantren mitra tersebut terpilih sebagai finalis program berdampak Bank Indonesia tahun 2026.

Bacaan Lainnya

Pondok Pesantren Walisanga Ende menjadi salah satu dari 80 finalis program Tani Berkah Indonesia dan memperoleh dukungan sarana greenhouse untuk budidaya hortikultura.

Dukungan tersebut diberikan setelah pesantren memperoleh pendampingan BI NTT dalam penyusunan model bisnis, pencatatan laporan keuangan, serta pelatihan Juru Sembelih Halal (Juleha).

Sementara itu, Pondok Pesantren Pancasila Reo terpilih sebagai salah satu dari 200 finalis program Air Berkah Indonesia. Pesantren tersebut memperoleh dukungan sarana unit usaha air minum dalam kemasan (AMDK), setelah menjalani pendampingan penyusunan model bisnis dan survei kualitas air.

Program tersebut diharapkan memperkuat kemandirian ekonomi pesantren sekaligus membuka peluang usaha produktif yang berkelanjutan.

BI NTT Raih Penghargaan

Atas konsistensinya dalam menjalankan program pengembangan ekonomi syariah, BI NTT memperoleh penghargaan sebagai Penggiat Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTT pada 2026.

Pos terkait