Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com
+Gabung
Kupang, Suluh-Desa.com– Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) memastikan akan memperkuat koordinasi lintas pihak guna menyempurnakan proses pendataan kebutuhan pupuk bersubsidi bagi petani. Langkah ini diambil menyusul temuan dalam forum Sinergi Penyaluran Pupuk Bersubsidi yang difasilitasi Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKB Daerah Pemilihan NTT II, Usman Husin, di mana terdapat petani yang tercatat hanya memperoleh kuota pupuk bersubsidi sebanyak 43 kilogram sepanjang tahun.
Kepala Bidang Prasarana, Sarana, Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian (PSPPHP) Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT, Tommy M. Johannis, menjelaskan alur resmi penyusunan kebutuhan pupuk bersubsidi yang berlaku selama ini. Menurutnya, perencanaan kebutuhan berangkat langsung dari usulan yang disampaikan oleh kelompok tani di masing-masing wilayah.
“Penyusunan kebutuhan pupuk bersubsidi berawal dari usulan kelompok tani, yang kemudian direkap secara berjenjang oleh penyuluh pertanian di lapangan. Perlu ditegaskan, petugas penyuluh tidak memiliki kewenangan sama sekali untuk mengurangi kebutuhan pupuk yang telah diusulkan oleh petani,” tegas Tommy saat dikonfirmasi wartawan di Kupang, Kamis (23/7/2026).
