Lengkap Agenda 4 Hari Kunjungan Jokowi ke NTT: Utje Gustaaf Patty Bantah Isu Iming-iming Dana

| Editor: Wanster Buu
Jokowi saat menerima kunjungan ketua relawan Jokowi RJ2, Utje Gustaaf Patty (berharap Jokowi) dan kawan-kawan, di Solo, Kamis (23/07).

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com

+Gabung

NTT, Suluh-Desa.com – Rangkaian kunjungan Presiden ke-7 Ir. H. Joko Widodo (Jokowi) ke Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) akhirnya terungkap secara resmi. Mantan kepala negara ini dijadwalkan tiba di NTT pada Jumat, 31 Juli 2026, dan akan beraktivitas selama empat hari penuh dengan fokus wilayah Kota Kupang dan sekitarnya. Kunjungan ini merupakan jawaban atas kerinduan mendalam masyarakat NTT, sekaligus melanjutkan rangkaian silaturahmi yang sebelumnya telah dilakukan di Provinsi Lampung.

Hal ini disampaikan secara tegas oleh Utje Gustaaf Patty, yang akrab disapa Bang Utje selaku Kuncen Relawan Jokowi Jilid 2 (RJ2) NTT, saat dihubungi wartawan Suluh-Desa.com di Kupang, Minggu (26/7/2026). Dalam pernyataannya, Bang Utje juga meluruskan berbagai informasi keliru yang belakangan beredar di tengah masyarakat terkait tujuan dan syarat kehadiran mantan Presiden tersebut.

Bacaan Lainnya

Rincian Rangkaian Agenda Kunjungan

Selama empat hari berada di Bumi Flobamora, Jokowi telah menyiapkan sejumlah kegiatan yang dekat dengan kebutuhan masyarakat, mulai dari pengembangan ekonomi rakyat hingga silaturahmi tanpa sekat:

Jumat, 31 Juli 2026: Tinjau Langsung Pengembangan Budidaya Rumput Laut di Aer Cina
Agenda pertama setelah tiba adalah menyambangi Pantai Aer Cina, yang terletak di wilayah Desa Oesiana, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang. Kedatangan ke lokasi ini khusus untuk melihat langsung perkembangan program budidaya rumput laut yang menjadi tulang punggung ekonomi ribuan keluarga nelayan di wilayah pesisir Tablolong. Jokowi direncanakan turun langsung ke lokasi pembudidayaan, berdialog dengan para petani rumput laut, mendengar kendala yang dihadapi, serta membahas upaya peningkatan nilai jual dan akses pasar bagi komoditas unggulan laut NTT ini.

Pos terkait