Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com
+Gabung
“Jangan hanya berpikir bagaimana membelanjakan anggaran, tetapi juga bagaimana menghasilkan nilai tambah, meningkatkan pendapatan, dan memperluas ruang fiskal pemerintah daerah,” tegas Gubernur Melki.
Penguatan fiskal ini menjadi kunci agar pemerintah daerah memiliki ruang yang lebih luas untuk membiayai kebutuhan masyarakat — mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga pembangunan infrastruktur yang menyentuh langsung kepentingan rakyat.
Jadilah “Jenderal Lapangan”, Birokrasi Cepat, Solutif, dan Berbasis Data
Gubernur menggambarkan para pejabat yang dilantik sebagai “jenderal lapangan” — pemimpin yang harus turun langsung, menguasai persoalan di tempat, dan mampu mengambil keputusan yang tepat.
“Kita tidak membutuhkan birokrasi yang lambat karena terlalu banyak prosedur. Ketika masyarakat datang dengan persoalan, jangan hanya diberi penjelasan soal aturan. Cari solusinya!” ujarnya dengan tegas.
Gubernur mengingatkan agar setiap keputusan didasarkan pada data yang akurat, proses kerja disederhanakan, koordinasi lintas perangkat daerah diperkuat, dan komunikasi publik ditingkatkan. Masyarakat berhak mengetahui apa yang dikerjakan pemerintah, apa hasilnya, dan apa manfaatnya bagi mereka.
Terkait pelaporan, Gubernur menegaskan: “Laporan kepada pimpinan harus menggambarkan kondisi riil di lapangan, bukan sekadar laporan yang dibuat agar terlihat baik. Kerjakan apa yang harus dikerjakan, dan laporkan apa yang perlu dilaporkan.”
