Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com
+Gabung
Jalan ini awalnya dibangun pada tahun 1994, pada masa kepemimpinan Kepala Dinas PU Piet Djami Rebo dan saat Gubernur NTT dijabat Piet Alexander Tallo. Sejak saat itu hingga kini lebih dari tiga dasawarsa belum pernah ada pemugaran besar maupun pemeliharaan rutin yang konsisten, khususnya di bagian wilayah Nagekeo tepatnya di Dusun Kaburea, meski statusnya jelas sebagai jalan kewenangan provinsi.
Kepala Dinas PU Belum Memberikan Tanggapan
Hingga berita ini diturunkan, upaya wartawan Suluh‑Desa.com meminta penjelasan kepada Kepala Dinas PU Provinsi NTT, Ir. Benyamin Nahak, belum mendapatkan jawaban. Melalui pesan singkat yang dikirimkan lewat aplikasi pesan, nama beliau hanya membaca pesan namun belum memberikan tanggapan atau penjelasan apa pun terkait rencana penanganan ruas Kaburea–Maukaro.
Anggota DPRD Serukan Jawaban dan Tindakan Nyata
Sejalan dengan kritik Lukas Mbulang, SH., Odorikus Goa Owa, S.Pt anggota DPRD Kabupaten Nagekeo dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), juga meminta agar Kepala Dinas PU segera bersikap dan memberikan jawaban terbuka kepada masyarakat.
“Masyarakat butuh kepastian, bukan sekadar janji atau diam saja. Jangan jadikan alasan efisiensi anggaran yang terjadi beberapa tahun terakhir ini untuk menunda perbaikan yang sudah seharusnya dikerjakan bertahun‑tahun lalu,” ujar Odorikus, Ketua PMKRI NTT tahun 2010-211.
