Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com
+Gabung
Sebagai bentuk komitmen nyata, Pemerintah Kota Kupang telah mengukuhkan Forum Pengelolaan Sumber Daya Air Terpadu Kota Kupang pada tahun 2026 sebagai wadah bersinergi antarberbagai pihak. “Masalah air adalah tanggung jawab kita bersama. Ketika sumber air rusak, kita semua merasakan akibatnya. Begitu pula sebaliknya, jika ketersediaan dan kualitas air terjaga, maka seluruh warga Kota Kupang akan menikmati manfaatnya,” tambahnya.
Ia berharap workshop ini tidak hanya berhenti sebagai diskusi semata, melainkan melahirkan langkah-langkah nyata. “Mari jadikan pertemuan ini sebagai titik awal aksi nyata: menjaga daerah resapan air, memulihkan fungsi sungai yang mulai kritis, mencegah pencemaran, memperluas jangkauan layanan air bersih, dan menumbuhkan kesadaran agar air digunakan secara hemat dan bertanggung jawab,” ajaknya.
Sementara itu, Koordinator Wilayah NTT Yayasan Plan International Indonesia, Ani Talan, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas kerja sama yang telah terjalin dengan baik bersama Pemerintah Kota Kupang dan Perumda Air Minum sejak tahun 2023. Kerja sama inilah yang menjadi dasar diperolehnya dukungan dari Pemerintah Australia untuk melanjutkan Program CERAH hingga tahun 2028 dengan fokus utama pada pelestarian dan pengelolaan sumber daya air.
