Pemerintah Kota Kupang Perkuat Tata Kelola Air Bersih yang Inklusif dan Berkelanjutan

| Editor: Wanster Buu
(tengah) Asisten Pembangunan dan Perekonomian Sekretariat Daerah kota Kupang Ignasius R. Lega, (samping kanan) Piet Djami rebo, (ujung kanan) Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang Isidorus Lilijawa, (samping kiri) Kepala Dinas PU Kota Kupang Maxi Detan dan (ujung kiri) Koordinator Plan Internasional NTT Ani Talan.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com

+Gabung

Kupang, Suluh-Desa.com – Pemerintah Kota Kupang terus berkomitmen meningkatkan ketersediaan dan kualitas layanan air bersih bagi seluruh lapisan masyarakat. Sebagai upaya strategis, diselenggarakan Workshop Aksi Implementasi Akses Air Bersih yang bertujuan memperkuat kapasitas pengelolaan sumber daya air secara inklusif, partisipatif, dan berkelanjutan. Kegiatan yang berlangsung di Hotel Neo by Aston ini secara resmi dibuka oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kota Kupang, Ignasius R. Lega, S.H., pada Kamis (18/6/2026).

Air merupakan kebutuhan mendasar yang tidak hanya digunakan untuk konsumsi sehari-hari, tetapi juga menunjang berbagai aspek kehidupan lain seperti pertanian, peternakan, dunia usaha, pelayanan kesehatan di rumah sakit, kegiatan belajar mengajar di sekolah, serta kebutuhan vital lainnya. Oleh sebab itu, penguatan kemampuan pengelola air dan peningkatan kepedulian seluruh elemen masyarakat terhadap kelestarian lingkungan dan sumber daya air menjadi sangat mendesak untuk dilakukan.

Bacaan Lainnya

Workshop ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, antara lain perwakilan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur, Koordinator Wilayah NTT Yayasan Plan International Indonesia Ani Talan beserta tim, Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang, pengurus Forum Pengelolaan Sumber Daya Air Terpadu Kota Kupang, para akademisi, perwakilan organisasi perempuan dan penyandang disabilitas, tokoh masyarakat, komunitas peduli lingkungan, serta pejabat dari Dinas Pekerjaan Umum Provinsi NTT yang diwakili oleh Piet Djami Rebo, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Maxi Detan, dan sejumlah pejabat terkait lainnya.

Pos terkait