Undana Bahas Perlindungan Domba Rote Sebagai Kekayaan Genetik Asli NTT

| Editor: Wanster Buu
Salah satu contoh domba Rote yang sedang dipegang warga

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com

+Gabung

Tantangan Kritis dan Hilirisasi Riset

Meski memiliki potensi besar, Dr. Marthen memberikan peringatan keras terkait lima permasalahan kunci yang menghambat pengembangan DORET:

Bacaan Lainnya

– Penurunan Kualitas Genetik: Gejala inbreeding kronis akibat populasi yang terisolasi.
– Krisis Nutrisi: Ketergantungan penuh pada alam tanpa cadangan pakan musim kemarau.
– Manajemen Tradisional: Rendahnya inovasi teknologi pemeliharaan di tingkat peternak.
– Masalah Kesehatan: Risiko infeksi penyakit yang memicu angka kematian ternak.
– Rantai Pasok Lemah: Belum adanya sistem pemasaran dan pengolahan produk turunan yang terintegrasi.

Menuju Kemandirian Ekonomi Desa

Langkah edukasi ini selaras dengan visi One Village One Product (OVOP) Pemerintah Provinsi NTT dan komitmen Pemerintah Kabupaten Rote Ndao yang menetapkan DORET sebagai komoditas unggulan daerah. Saat ini, peneliti Undana tengah menyusun buku panduan intervensi konkret untuk memastikan riset bertransformasi menjadi kesejahteraan nyata bagi peternak.

“Kami ingin peternak di pelosok NTT mendapatkan edukasi digital agar mereka mampu melakukan manajemen ternak secara modern,” tambah Dr. Marthen. Undana berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan berkelanjutan guna memastikan Domba Rote tetap menjadi identitas sekaligus penggerak ekonomi unggul bagi masyarakat NTT.**

Pos terkait