Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com
+Gabung
Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota Kupang didampingi Kepala Pelaksana BPBD Kota Kupang, Ernest S. Ludji, S.STP., M.Si., serta Plt. Kepala Bagian Umum Setda Kota Kupang, Hubertus Mani, S.H.
Di perjalanan aksi kemanusiaan itu, Wali Kota mengungkapkan, kepedulian untuk mengantar langsung bantuan tersebut bukan sekadar seremoni penyaluran, melainkan bagian dari pesan solidaritas antarsesama warga Flores dan NTT.
“Bantuan ini adalah simbol solidaritas dari kami masyarakat Kota Kupang. Kami ingin menyampaikan pesan bahwa saudara-saudara kita di Flores tidak sendirian. Satu pulau terluka, kamipun meras hal yang sama. Bantuan sebagai bentuk kepedulian yang tidak memiliki sekat atau batas. Demikian kemanusiaan, juga tidak memiliki batas wilayah,” ujar dr. Christian.
Menurutnya, meskipun Kota Kupang tidak menjadi wilayah yang ikut merasakan langsung guncangan gempa seperti yang terjadi di Flores, masyarakat Kota Kupang tetap merasakan penderitaan yang dialami saudara-saudaranya.
Karena itu, christian Widodo memilih datang sendiri untuk memastikan pesan tersebut benar-benar sampai kepada masyarakat di daerah terdampak.
“Saya mau antar sendiri. Saya ingin menyampaikan kepada daerah-daerah lain bahwa kalau ada saudara-saudari di Flores tidak sendirian. Kita mungkin tidak ikut diguncang gempa, tetapi kita ikut merasakan penderitaan mereka,” katanya.
