Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com
+Gabung
Flores, Suluh-Desa.com— Di tengah guncangan gempa yang tak kunjung usai di Pulau Flores, perjalanan misi kemanusiaan Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, justru berlanjut tanpa ragu. Bukan sekadar mengirim bantuan melalui perantara, ia memilih menyusuri sendiri panjangnya Pulau Flores, mengantar langsung bantuan Pemerintah Kota Kupang ke enam kabupaten terdampak, sekaligus merasakan langsung getaran gempa susulan yang masih mengguncang wilayah tersebut selama perjalanan.
Perjalanan panjang ini dimulai dari Kabupaten Manggarai Barat pada Selasa, 25 Agustus 2026, lalu berlanjut ke Manggarai, Manggarai Timur, Nagekeo, Ende, dan berakhir di Sikka pada Jumat, 28 Agustus 2026. Selama lima hari berturut-turut, dr. Christian Widodo menyusuri jalanan antarkabupaten yang masih menyimpan jejak kerusakan pascabencana, membawa pesan bahwa saudara-saudara kita di Flores tidak menghadapi musibah ini sendirian.
Menembus Guncangan dan Rute yang Berubah
Perjalanan tersebut tidaklah mudah. Selain harus menempuh jarak antarkabupaten dalam kondisi pascabencana yang belum sepenuhnya pulih, rombongan Wali Kota juga mengalami langsung guncangan gempa susulan yang masih terjadi di berbagai titik di Flores. Namun tekad untuk hadir di tengah masyarakat lebih kuat daripada rasa takut.
