Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com
+Gabung
Dari sekitar 270 pohon yang telah ditanam, tingkat keberhasilan pertumbuhannya mencapai lebih dari 90 persen, yang menunjukkan keterlibatan dan perhatian masyarakat yang sangat baik. Selain kegiatan fisik tersebut, forum juga aktif melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya konservasi air serta cara-cara pelaporan jika ditemukan adanya kebocoran pada jaringan air bersih yang ada.
“Kami tidak hanya berbicara tentang konsep-konsep, tetapi sudah mulai bergerak di lapangan. Antusiasme dan dukungan dari masyarakat sangat besar, tinggal bagaimana kita dapat memperkuat kerja sama ini agar dampak yang dihasilkan dapat lebih luas, lebih terasa manfaatnya, dan berkelanjutan dalam jangka waktu yang panjang,” ungkap Ani.
Sebagai penutup dari pertemuan ini, kedua belah pihak juga telah menyepakati rencana pelaksanaan pengukuhan pengurus Forum Pengelolaan Sumber Daya Air Terpadu Kota Kupang yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Bahkan, Wali Kota Kupang mengusulkan agar acara pelantikan dan pengukuhan tersebut digelar di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang, sebagai bentuk simbolisasi dukungan penuh dari pemerintah daerah terhadap gerakan pengelolaan sumber daya air yang kolaboratif ini.**






