Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com
+Gabung
“Kesempatan ini merupakan sebuah anugerah besar yang patut kita syukuri bersama. Tidak semua orang yang memiliki keinginan dan kemampuan dapat langsung berangkat ke Tanah Suci. Banyak di antara saudara kita yang harus menunggu bertahun-tahun lamanya. Oleh karena itu, keberangkatan hari ini adalah bukti nyata bahwa Allah SWT telah memilih Bapak dan Ibu sekalian untuk memenuhi panggilan-Nya,” ujar Wakil Gubernur NTT.
Wakil Gubernur juga mengingatkan bahwa ibadah haji sejatinya adalah perjalanan spiritual yang menuntut kesiapan matang, baik dari segi fisik maupun mental, serta membutuhkan kesabaran dan keikhlasan yang tinggi dalam setiap pelaksanaannya. Menurutnya, ibadah haji mengajarkan nilai-nilai luhur tentang kesetaraan antarmanusia, persaudaraan sejati, semangat pengorbanan, hingga kepatuhan dan ketaatan penuh kepada Allah SWT.
Ia berpesan agar seluruh jemaah senantiasa menjaga kemurnian niat ibadah dengan tulus ikhlas, senantiasa memelihara kesehatan tubuh selama berada di Tanah Suci, menjaga kekompakan dan kerukunan antar sesama jemaah asal NTT, serta patuh dan mematuhi segala arahan dari para petugas dan pembimbing ibadah haji. Selain itu, para jemaah juga diminta untuk selalu menjaga nama baik daerah asal dengan menampilkan sikap yang ramah, santun, berdisiplin tinggi, serta senantiasa menjunjung tinggi nilai persaudaraan di mana pun berada.






