Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com
+Gabung
Namun, ada beberapa sektor yang tetap menjaga kestabilan utilisasi kapasitas yang tinggi. LU Pengadaan Listrik misalnya, tetap bertahan sangat stabil di angka 97,00 persen, sementara LU Pengadaan Air juga tetap di level 70,00 persen.
“Meskipun mengalami penurunan, angka kapasitas terpakai yang tetap berada di atas 70 persen menegaskan bahwa aktivitas produksi di NTT masih berjalan pada level yang cukup tinggi,” tulis dalam laporan hasil SKDU tersebut.
Kondisi keuangan pelaku usaha di NTT juga tercatat tetap terjaga dengan baik pada triwulan II 2026. Hal ini terlihat dari Saldo Bersih (SB) likuiditas yang stabil di angka 19,00 persen, sementara tingkat rentabilitas atau keuntungan justru meningkat menjadi 15,33 persen dari sebelumnya 13,00 persen pada triwulan I 2026.
Investasi Meningkat Pesat, Akses Kredit Membaik, Penyerapan Tenaga Kerja Belum Maksimal
Hasil survei juga mencatat adanya peningkatan minat dan realisasi investasi dari pelaku usaha di NTT. Nilai SBT Investasi melonjak signifikan menjadi 18,35 persen pada triwulan II 2026, jauh lebih tinggi dibandingkan capaian triwulan I yang hanya 4,06 persen.
Peningkatan investasi ini terutama ditopang oleh LU Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan dengan SBT 12,43 persen, diikuti LU Informasi dan Komunikasi sebesar 3,43 persen, serta LU Real Estat sebesar 2,65 persen.






