Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com
+Gabung
NTT, Suluh-Desa.com– Hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) yang dirilis menunjukkan kinerja kegiatan usaha di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalami peningkatan yang sangat signifikan pada triwulan II tahun 2026. Hal ini tercermin dari nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) kegiatan usaha yang mencapai 43,81 persen, melonjak tajam dibandingkan capaian triwulan I 2026 yang hanya sebesar 14,11 persen.
Peningkatan kinerja usaha di NTT ini juga berjalan searah dengan tren nasional. Secara nasional, SBT kegiatan usaha juga tercatat mengalami kenaikan menjadi 12,97 persen pada triwulan II 2026, dari sebelumnya 12,37 persen pada triwulan pertama tahun ini.
Pendorong Utama Pertumbuhan: Sektor Pertanian, Belanja Pemerintah dan Momentum Hari Besar
Pertumbuhan kinerja usaha di NTT pada kuartal kedua ini ditopang kuat oleh beberapa sektor utama. Yang paling menonjol adalah Lapangan Usaha (LU) Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan yang mencatatkan SBT sebesar 24,90 persen. Capaian ini tidak lepas dari puncak masa panen padi dan jagung pada musim tanam pertama, serta berlanjutnya masa panen berbagai komoditas perkebunan unggulan di berbagai wilayah NTT.
Selain sektor pertanian, kontribusi positif juga datang dari LU Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib dengan SBT mencapai 4,68 persen. Perkembangan ini sejalan dengan akselerasi realisasi belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang mulai berjalan cepat memasuki pertengahan tahun anggaran 2026.






