Mi Kelor Karya Mahasiswa Undana Siap Bersaing di KMI Expo 2026, Menjadi Solusi Atasi Stunting

| Editor: Wanster Buu

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com

+Gabung

Mengubah Tanaman Lokal Menjadi Solusi Gizi

Aurelia Esem, salah satu anggota tim, menjelaskan bahwa pemilihan daun kelor sebagai bahan utama bukanlah tanpa alasan. Daun kelor dikenal sebagai tanaman ajaib atau superfood yang memiliki kandungan gizi sangat tinggi, dan tumbuh dengan subur di berbagai wilayah NTT. Dengan mengolahnya menjadi mi, tim berharap produk ini dapat lebih mudah diterima oleh semua kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Bacaan Lainnya

“Kami memiliki harapan besar agar kesehatan dapat menjadi hal yang dinikmati dengan cara yang lezat dan terjangkau bagi semua orang, tanpa terkecuali. Mi Kelor ini kami rancang untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat sekaligus menjadi alternatif pangan yang sehat dan berkualitas,” ungkapnya.

Produk yang lahir dari Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) ini telah melalui berbagai tahapan pengujian dan pelatihan yang ketat. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap produk yang dihasilkan memenuhi standar kualitas yang tinggi dan siap bersaing di pasar modern.

Membangun Ekonomi Masyarakat Lokal

Selain memberikan manfaat bagi kesehatan, inovasi Mi Kelor juga memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat sekitar. Tim Sahabat Kelor bekerja sama dengan warga di wilayah Penfui sebagai pemasok utama bahan baku daun kelor. Sinergi yang terjalin ini menciptakan ekosistem ekonomi yang saling menguntungkan: mahasiswa mendapatkan bahan baku yang segar dan berkualitas, sementara masyarakat memperoleh penghasilan tambahan yang dapat membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Pos terkait