Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com
+Gabung
Di sela-sela peninjauan, Serena menegaskan bahwa dirinya bersama Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, telah memiliki kesepakatan penuh untuk menghidupkan kembali fungsi taman-taman kota yang ada, namun dengan penyesuaian masing-masing fungsi dan karakteristik khasnya agar tidak tumpang tindih.
“Kalau Taman Nostalgia kita dorong agar lebih hidup dan ramai lewat sektor kuliner serta pemberdayaan UMKM, maka Tagepe nanti kita ingin arahkan berbeda, lebih menonjolkan unsur kesenian, budaya, dan ekonomi kreatif. Kita ingin setiap taman punya ciri khas dan daya tariknya masing-masing,” ujar Serena.
Menurut penilaian Wakil Wali Kota Kupang, Tagepe sesungguhnya memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan. Secara tata letak dan struktur ruang, taman ini sudah memiliki dasar yang cukup baik dan memadai. Yang menjadi tugas pemerintah saat ini hanyalah bagaimana mengoptimalkan fungsi ruang tersebut agar benar-benar hidup, ramai dikunjungi, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat luas.
Ke depannya, kawasan taman Tagepe direncanakan akan menjadi pusat kegiatan yang lengkap, mulai dari ruang pengembangan literasi dan pendidikan, tempat latihan seni teater, paduan suara, panggung pertunjukan musik langsung atau live music, hingga ruang pameran seni. Di dalamnya nanti akan disiapkan galeri lukisan, galeri foto dokumentasi, serta galeri sejarah perkembangan Kota Kupang.






