Dari Kampus ke Desa : IMAN Kupang Bawa Semangat Pengabdian ke Kerirea

Foto bersama jajaran Pimpinan Pemerintah Kecamatan Nangapanda. Dok. IMAN Kupang

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com

+Gabung

Ende, Suluh-Desa.Com : Dari ruang-ruang perkuliahan menuju kehidupan masyarakat, puluhan mahasiswa membawa semangat pengabdian ke Desa Kerirea, Kecamatan Nangapanda, Kabupaten Ende. Kema Bakti To’o Jogho Wangga Sama Ikatan Mahasiswa Asal Kecamatan Nangapanda (IMAN) Kupang Periode 2026/2027 resmi dimulai setelah rombongan mahasiswa dilepas oleh Pemerintah Kecamatan Nangapanda, Selasa (11/8)

Mengusung tema “Mengabdi dengan Kepedulian, Berkarya untuk Perubahan”, kegiatan ini menjadi momentum bagi mahasiswa untuk tidak hanya mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh di bangku pendidikan, tetapi juga belajar secara langsung dari masyarakat dan mengambil bagian dalam kehidupan sosial di daerah asal.

Prosesi pelepasan berlangsung di Kantor Camat Nangapanda dan dihadiri Camat Nangapanda Darius Meka, SE, Sekretaris Camat Apolonaris Ruba, SH, Kasi Polpepe Yohanes Bambang Irjan, Kornelis Dala, serta Yohanes M. Kita, S.Sos.

Pelepasan tersebut menandai dimulainya rangkaian Kema Bakti yang akan dilaksanakan di Desa Kerirea. Setibanya di lokasi, rombongan mahasiswa diterima oleh Pemerintah Desa Kerirea bersama tokoh masyarakat dan warga setempat.

Foto bersama Mahasiswa IMAN Kupang dan Pemerintah serta Masyarakat Desa. dok. IMAN Kupang

Camat: Mahasiswa Harus Belajar dari Masyarakat

Camat Nangapanda, Darius Meka, SE, menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan Kema Bakti. Ia menilai kegiatan pengabdian mahasiswa memiliki nilai penting karena menjadi ruang perjumpaan antara pengetahuan yang diperoleh di dunia pendidikan dengan realitas kehidupan masyarakat.

Menurutnya, mahasiswa tidak cukup hanya hadir untuk melaksanakan program kerja. Kehadiran mereka harus dibarengi dengan kemauan untuk mendengar, memahami, dan belajar dari masyarakat.

Mahasiswa juga diharapkan mampu membangun komunikasi yang baik dengan Pemerintah Desa, tokoh masyarakat, serta seluruh warga selama menjalankan kegiatan di Desa Kerirea.

Selain aspek pengabdian, Camat Nangapanda turut memberikan perhatian terhadap pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan, khususnya kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

Ia menilai pemahaman masyarakat mengenai perlindungan ketenagakerjaan perlu terus diperkuat. Jaminan sosial dinilai penting sebagai bentuk perlindungan bagi pekerja dalam menghadapi risiko yang mungkin terjadi dalam menjalankan pekerjaan.

Karena itu, edukasi dan sosialisasi mengenai manfaat BPJS Ketenagakerjaan diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya perlindungan sosial.

Pesan tersebut sekaligus menegaskan bahwa pengabdian kepada masyarakat memiliki cakupan yang luas. Pengabdian tidak hanya berbentuk kegiatan fisik, tetapi juga dapat diwujudkan melalui edukasi, penyebaran informasi, peningkatan kesadaran, serta kegiatan yang mendorong masyarakat menjadi lebih berdaya.

Kepala Desa Kerirea: Mahasiswa dan Masyarakat Saling Belajar

Sementara itu, Kepala Desa Kerirea menyambut baik kehadiran mahasiswa dan berharap Kema Bakti menjadi ruang perjumpaan yang memberikan manfaat bagi kedua belah pihak.

Menurutnya, mahasiswa memiliki pengetahuan dan perspektif yang diperoleh melalui pendidikan, sementara masyarakat memiliki pengalaman serta pengetahuan yang tumbuh dari kehidupan sehari-hari. Pertemuan keduanya diharapkan dapat menghasilkan proses belajar yang saling melengkapi.

Mahasiswa juga diharapkan dapat berbaur dengan masyarakat, membangun komunikasi yang baik, serta menghormati nilai-nilai dan kehidupan sosial yang ada di Desa Kerirea.

Di sisi lain, kehadiran mahasiswa diharapkan mampu menghadirkan gagasan, kreativitas, pengetahuan, dan energi positif yang dapat memberikan kontribusi bagi masyarakat dan pembangunan desa.

Bukan Sekadar Program Kerja

Kema Bakti To’o Jogho Wangga Sama IMAN Kupang Periode 2026/2027 tidak ditempatkan semata sebagai agenda mahasiswa, tetapi sebagai ruang kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat.

Melalui berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan, mahasiswa diharapkan dapat mengimplementasikan pengetahuan sekaligus memahami secara langsung berbagai persoalan, potensi, dan kebutuhan masyarakat.

Bagi mahasiswa, pengalaman tersebut menjadi bagian dari proses pendidikan yang berlangsung di luar ruang kelas. Sementara bagi masyarakat, kehadiran mahasiswa diharapkan dapat memberikan gagasan dan kontribusi yang relevan dengan kebutuhan desa.

Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara generasi muda asal Kecamatan Nangapanda dengan masyarakat di daerah asalnya. Semangat pengabdian tersebut diharapkan dapat membangun kepedulian sosial sekaligus menumbuhkan kesadaran bahwa ilmu pengetahuan memiliki tanggung jawab untuk memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat.

Dengan mengusung semangat “Mengabdi dengan Kepedulian, Berkarya untuk Perubahan”, Kema Bakti To’o Jogho Wangga dan IMAN Kupang Periode 2026/2027 diharapkan tidak berhenti pada seremoni pelepasan maupun pelaksanaan program kerja.

Lebih dari itu, kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang untuk membangun kepercayaan, memperkuat gotong royong, bertukar pengetahuan, dan menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat Desa Kerirea.

Dari mahasiswa untuk masyarakat. Dari masyarakat mahasiswa belajar. Bersama masyarakat, perubahan diwujudkan.**

Pos terkait