Kontingen Daerah NTT ke Jamnas XII 2026, Melki: Tunjukkan Karakter Anak NTT ‎

Reporter: K Ar 
Foto Bersama Kontingen Jambore Nasional NTT

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com

+Gabung

Kupang – Suluh-Desa.Com : Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena melepas Kontingen Daerah NTT yang akan mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta.

Upacara pelepasan berlangsung di Halaman Gedung Sasando, Kantor Gubernur NTT, Kamis (6/8/2026) sore. Gubernur Melki mengikuti prosesi dan menyampaikan amanat secara daring melalui Zoom.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Iklan anda ingin di lihat ribuan orang?  Hubungi Kami!!!

Dalam amanatnya, Melki menegaskan bahwa Jambore Nasional bukan sekadar kegiatan perkemahan. Menurutnya, Jamnas menjadi momentum penting bagi generasi muda untuk membangun karakter, memperluas wawasan kebangsaan, mengasah keterampilan, sekaligus mempererat persaudaraan dengan anggota Pramuka dari seluruh Indonesia.

“Jambore Nasional bukan sekadar perkemahan biasa. Jamnas adalah ajang pertemuan akbar Pramuka Penggalang se-Indonesia untuk mempererat persaudaraan, mengasah keterampilan, serta memperkokoh rasa cinta tanah air,” ujar Melki.

Ia meminta seluruh anggota kontingen NTT memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menunjukkan jati diri masyarakat NTT yang dikenal ramah, santun, disiplin, berkarakter, serta menghargai keberagaman di tingkat nasional.

Kontingen Daerah NTT Jambore Nasional Mengikuti Apel Pelepasan

Melki juga mengajak para peserta tampil percaya diri dan memperkenalkan kekayaan budaya NTT kepada peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

“Tunjukkan kepada seluruh peserta dari penjuru Nusantara bahwa anak-anak NTT adalah pribadi yang ramah, disiplin, berani, berkarakter, dan senantiasa menjunjung tinggi kebhinekaan. Jadikan kebudayaan kita sebagai daya tarik dan kebanggaan di panggung nasional,” pesannya.

Selain karakter dan budaya, Melki mengingatkan para peserta untuk menjaga kesehatan dan keselamatan selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Menurutnya, aktivitas selama perkemahan membutuhkan kesiapan fisik dan mental. Karena itu, peserta diminta mematuhi arahan para pembina serta membangun kepedulian dan sikap saling menjaga.

Gubernur juga mendorong peserta menjadikan Jamnas sebagai ruang belajar dan memperluas jejaring persahabatan.

“Manfaatkan kesempatan ini untuk membangun jaringan persahabatan dengan sesama peserta dari provinsi lain. Belajarlah dari mereka, dan bagikan pula hal-hal baik yang ada di Nusa Tenggara Timur,” katanya.

Titip Anak-anak NTT

Kepada para pembina dan pimpinan kontingen, Melki secara khusus menitipkan seluruh peserta agar mendapatkan pendampingan selama berada di Jakarta.

Ia meminta aspek teknis, kesehatan, keamanan, hingga kebutuhan peserta mendapat perhatian sejak keberangkatan hingga kembali ke NTT.

“Saya titipkan anak-anak kita. Dampingi mereka dengan penuh rasa kasih sayang, tanggung jawab, dan kesabaran. Pastikan seluruh kebutuhan teknis, kesehatan, dan keamanan mereka selama mengikuti kegiatan Jambore Nasional di Jakarta dapat terpenuhi dengan baik dari awal hingga kembali ke Nusa Tenggara Timur,” ujarnya.

 

Peserta Kontingen Daerah NTT menampilkan atraksi yel-yel dalam acara pelepasan menuju Jambore Nasional XII 2026 di Kupang

Menutup arahannya, Melki meminta seluruh peserta membawa nama baik NTT dengan penuh kebanggaan.

“Kibarkan bendera Nusa Tenggara Timur dengan dada tegak dan senyum hangat. Berproseslah dengan gembira, timba ilmu sebanyak-banyaknya, dan pulanglah membawa kebanggaan. Doa seluruh rakyat NTT menyertai setiap langkah kalian,” pesan Melki.»

756 Orang Wakili NTT

Sementara itu, Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka NTT Sinun Petrus Manuk melaporkan, Kontingen NTT yang diberangkatkan ke Jamnas XII berjumlah 756 orang. Mereka berasal dari 22 kabupaten/kota di Provinsi NTT.

Sinun mengatakan berbagai persiapan telah dilakukan secara maksimal. Ia memastikan kontingen NTT siap memberikan penampilan terbaik selama mengikuti seluruh rangkaian Jambore Nasional.

Ia juga meminta peserta tidak minder ketika bertemu dengan Pramuka dari daerah lain.

“Anak-anak NTT tidak lebih rendah dari anak-anak dari 37 kwartir cabang se-Indonesia. Mereka semua sama. Jangan malu tampilkan identitas kita sebagai anak NTT,” tegas Sinun.

Salah seorang peserta, Anggelina Ubasari dari Kwartir Cabang Kabupaten Flores Timur, mengaku bangga dapat menjadi bagian dari Kontingen NTT pada Jambore Nasional XII.

“Senang sekali karena bisa ikut jambore ini. Pastinya bisa menambah pengalaman baru, teman-teman baru dan juga ilmu baru,” ungkapnya.

Anggelina bersama seluruh peserta menyatakan kesiapan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sekaligus membawa nama baik NTT di tingkat nasional.

Keikutsertaan Kontingen NTT dalam Jambore Nasional XII Tahun 2026 diharapkan menjadi ruang pembelajaran bagi generasi muda untuk semakin berkembang menjadi pribadi yang berkarakter, memiliki jiwa kepemimpinan, menjunjung tinggi semangat gotong royong, serta siap menjadi agen perubahan bagi pembangunan daerah dan bangsa.***

Pos terkait