Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com
+Gabung
“Terima jabatan ini dengan penuh tanggung jawab terhadap masyarakat NTT yang telah memberi kita mandat menjalankan pemerintahan ini,” tegasnya.
Amanah tersebut, lanjut Gubernur, harus segera diwujudkan melalui kerja nyata, terutama di tengah berbagai persoalan mendesak yang memerlukan respons cepat dan tepat dari pemerintah.
Fokus Utama: Pemulihan Pascabencana Flores, Tidak Boleh Berhenti pada Tanggap Darurat
Salah satu prioritas paling mendesak adalah percepatan pemulihan pascabencana gempa bumi yang melanda Pulau Flores. Gubernur menegaskan, kerja pemerintah tidak boleh berhenti hanya pada fase tanggap darurat. Pemulihan harus terus didorong agar masyarakat kembali memperoleh pelayanan dasar, aktivitas ekonomi bergerak kembali, infrastruktur dibenahi, dan sumber penghidupan warga dipulihkan.
“Pekerjaan ini bukan tugas BPBD semata. Seluruh perangkat daerah harus ikut ambil bagian,” pesan Gubernur kepada seluruh jajaran pimpinan yang baru saja dilantik.
Ia juga mengingatkan agar seluruh pengelolaan dana bantuan maupun anggaran penanganan bencana dilakukan secara transparan, berintegritas, dan dapat dipertanggungjawabkan sepenuhnya. “Itu adalah uang rakyat,” tandasnya.
Ubah Cara Pandang: Bukan Hanya Membelanjakan, Tetapi Juga Menghasilkan
Di tengah keterbatasan transfer anggaran dari pemerintah pusat, Gubernur meminta seluruh jajaran mengubah pola pikir dalam mengelola keuangan daerah. Urusan meningkatkan pendapatan daerah tidak boleh hanya dibebankan kepada Badan Pendapatan Daerah (Bapenda). Setiap perangkat daerah wajib turut memikirkan cara menciptakan nilai tambah, memperluas objek pendapatan, mencegah kebocoran, serta mendorong digitalisasi sistem pemungutan.






