Gubernur NTT Lantik Kepala Bapenda,Targetkan Setengah Belanja APBD 2026 Bersumber dari PAD

| Editor: Wanster Buu
Jhoni E. Ataupah bersama istri usai dilantik sebagai kepala Bapenda, diapiti Gubernur NTT (kanan), Emanuel Melkiades Laka Lena, dan Wakil Gubernur NTT, Jhoni Asadom (kiri) di Hotel Sasando, Kupang, pada Senin (18/5/2026

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com

+Gabung

Menurutnya, di tengah dinamika ekonomi nasional maupun global yang bergejolak, pemerintah provinsi tidak ingin laju pembangunan melambat hanya karena keterbatasan aliran dana transfer dari pemerintah pusat. Oleh sebab itu, penguatan PAD menjadi strategi utama agar agenda pembangunan tetap berjalan konsisten dan berkelanjutan.

“Kalau kita ingin pembangunan berjalan baik dan berlanjut, satu-satunya cara adalah meningkatkan PAD. Dan perlu diketahui, dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), lebih dari 70 persen sumber pendapatan daerah itu pengelolaannya ada di tangan Bapenda,” tambahnya.

Bacaan Lainnya

Gubernur mengungkapkan, hingga pertengahan Mei 2026, realisasi pendapatan daerah baru mencapai 15,53 persen. Angka ini dinilai masih sangat jauh dari target yang telah ditetapkan untuk tahun berjalan. Atas dasar itu, ia menuntut agar di bawah kepemimpinan Johny E. Ataupah, Bapenda harus bergerak lebih cepat, adaptif, dan inovatif dalam memecahkan berbagai hambatan yang ada di lapangan.

Sejumlah langkah strategis pun segera harus dijalankan, mulai dari memperkuat koordinasi internal maupun lintas perangkat daerah, melakukan inovasi dalam sistem penagihan pajak, memperluas basis objek pajak yang ada, memperkuat sistem digitalisasi pemungutan, mencegah kebocoran pendapatan, hingga mengoptimalkan pengelolaan aset milik daerah.

Pos terkait