Gubernur NTT Lantik Kepala Bapenda,Targetkan Setengah Belanja APBD 2026 Bersumber dari PAD

| Editor: Wanster Buu
Jhoni E. Ataupah bersama istri usai dilantik sebagai kepala Bapenda, diapiti Gubernur NTT (kanan), Emanuel Melkiades Laka Lena, dan Wakil Gubernur NTT, Jhoni Asadom (kiri) di Hotel Sasando, Kupang, pada Senin (18/5/2026

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com

+Gabung

“Pergerakan ekonomi mulai membaik, namun tantangan masih besar. Angka kemiskinan masih 17,5 persen, masalah stunting masih ada, dan rata-rata lama sekolah baru mencapai 8,22 tahun. Hal ini menuntut kita menjaga stabilitas fiskal dengan lebih serius agar program kerja memberi dampak nyata bagi masyarakat,” jelasnya.

Selain urusan pendapatan, para pimpinan daerah diminta menjadi “jenderal lapangan” dalam menerjemahkan program prioritas, seperti penguatan ekonomi kerakyatan, hilirisasi produk unggulan, serta pengembangan program One Village One Product (OVOP) dan One School One Product (OSOP). Optimalisasi peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) juga terus didorong agar berkontribusi lebih besar bagi pendapatan daerah.

Bacaan Lainnya

Sebelum dilantik sebagai Kepala Bapenda, Johny E. Ataupah menjabat sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi NTT. Pelantikan ini sejatinya direncanakan berbarengan dengan pelantikan 31 pejabat pimpinan tinggi pratama pada Maret 2026 lalu, namun sempat diundur guna penyelesaian proses administrasi di tingkat pemerintah pusat.**

Pos terkait