Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com
+Gabung
“Kita harus menutup celah kebocoran, memperkuat integritas moral aparatur yang mengurus aset dan pendapatan, serta memaksimalkan upaya intensifikasi dan ekstensifikasi penerimaan daerah,” tegasnya.
Salah satu potensi besar yang belum tergarap maksimal, menurut Gubernur Melki, adalah sektor pajak kendaraan bermotor. Berdasarkan hasil evaluasi, tingkat kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan di NTT masih di bawah 50 persen. Karena itu, seluruh Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Bapenda di kabupaten/kota diminta membangun sinergi lebih kuat dengan pemerintah daerah setempat.
“Daerah lain bisa mengandalkan sektor kendaraan bermotor sebagai sumber utama PAD. Kita pun harus bergerak sama, memastikan UPTD di seluruh kabupaten/kota bergerak bersama agar masyarakat sadar dan patuh membayar pajak sesuai kewajibannya,” ujarnya.
Di sisi lain, Gubernur juga memaparkan perkembangan ekonomi daerah yang mulai membaik. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, pertumbuhan ekonomi NTT pada triwulan I-2026 mencapai 5,32 persen, didorong oleh meningkatnya sektor akomodasi dan makan minum, belanja pemerintah, serta pergerakan positif di sektor pertanian, peternakan, kelautan, perikanan, dan konsumsi rumah tangga.
