Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com
+Gabung
Di samping itu, pelaksanaan pemeriksaan mendadak atau sidak ke pasar-pasar serta pengecekan ke tempat penyimpanan barang atau gudang menjadi bukti sikap pemerintah yang tidak hanya bertindak bila masalah sudah terjadi, tetapi lebih jauh dari itu berusaha mencegah masalah muncul sejak dini. Pengawasan ketat terhadap alur barang sangat diperlukan untuk memutus praktik penimbunan barang, permainan harga yang tidak wajar, serta segala hal yang bisa mengganggu kelancaran alur pasokan. Dalam pandangan tata kelola pemerintahan yang baik, langkah pengawasan ini merupakan bentuk campur tangan yang bijak dan tepat waktu. Tindakan ini membuktikan bahwa kehadiran negara tidak baru terasa setelah rakyat kesulitan dan mengeluh karena harga melonjak tinggi, melainkan hadir jauh sebelumnya untuk menahan gejala kenaikan harga agar tidak berkembang menjadi masalah besar yang sulit diselesaikan.
Aspek lain yang tidak kalah pentingnya adalah upaya perlindungan terhadap proses produksi serta persiapan menghadapi risiko kegagalan panen. Sering kali gejala kenaikan harga makanan bersumber dari berkurangnya jumlah barang yang tersedia untuk dijual. Apabila masa tanam atau masa panen terganggu akibat cuaca buruk, datangnya hama penyakit tanaman atau kendala lain, jumlah barang berkurang drastis dan secara otomatis harga akan bergerak naik. Dari sudut pandang inilah, menjaga dan memperkuat kemampuan memproduksi kebutuhan pangan sendiri berarti sekaligus menjaga ketahanan dan kestabilan kehidupan sosial masyarakat. Di wilayah seperti Nusa Tenggara Timur, membangun kekuatan produksi dalam daerah wajib dimasukkan ke dalam rencana kerja jangka panjang dan strategis. Tujuannya jelas: agar ketergantungan kita terhadap pasokan yang datang dari luar wilayah dapat dikurangi sedikit demi sedikit dan kekuatan ekonomi daerah dapat tumbuh lebih kokoh berdiri di atas kemampuan sendiri.
