Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com
+Gabung
Sementara itu, Abraham Paul Liyanto sebagai Ketua Dewan Pembina Yayasan Citra Bina Insan Mandiri menjelaskan bahwa pendirian fakultas ini dilatarbelakangi oleh keterbatasan jumlah tenaga dokter di NTT dan Indonesia secara umum. “Produksi dokter nasional belum mampu mengejar pertumbuhan penduduk. NTT termasuk daerah tertinggal, perbatasan, dan kepulauan dengan rasio dokter yang masih sangat rendah dibandingkan Jawa dan Bali,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa NTT masih kekurangan dokter spesialis dasar seperti anak, obgyn, penyakit dalam, dan bedah, terutama di rumah sakit tipe C dan D yang tersebar di berbagai kabupaten. “Kami membangun fakultas kedokteran ini bukan untuk Universitas Citra Bangsa semata, tetapi untuk Nusa Tenggara Timur,” tegasnya.
Wali Kota Kupang Christian Widodo menyampaikan bahwa kehadiran Fakultas Kedokteran UCB sangat membantu dalam mencetak sumber daya manusia di bidang kesehatan. “Bagi saya, ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah pernyataan sikap bahwa UCB mau berdiri di garis terdepan dalam menciptakan SDM dokter yang unggul demi kemajuan kesehatan masyarakat,” katanya.
Peresmian Fakultas Kedokteran UCB diharapkan menjadi tonggak penting dalam memperkuat sistem pelayanan kesehatan di NTT melalui peningkatan kualitas dan ketersediaan tenaga medis.**






