Target Jadi Role Model Nasional, Kemen LHK Dorong Kota Kupang Naikkan Skor Pengelolaan Sampah

Reporter: Ansel L  
| Editor: Wanster Buu
Walikota Kupang christian Widodo saat menerima kunjungan kemen LHK di ruang kerjanya.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com

+Gabung

Pemerintah pusat siap memberikan pendampingan penuh, mulai dari peningkatan kapasitas SDM, penguatan sistem penyuluhan, hingga menjembatani kolaborasi dengan sektor swasta dan BUMN melalui program CSR. Salah satu strategi yang akan dikembangkan adalah pilot project pengelolaan sampah terpadu berbasis kecamatan dengan konsep zero waste, termasuk mengolah sampah menjadi energi dan produk ekonomi.

Komitmen Christian Widodo: Dari Nol Sampai Target Residu 15%

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Iklan anda ingin di lihat ribuan orang?  Hubungi Kami!!!

Menanggapi dukungan tersebut, Wali Kota Christian Widodo menegaskan kesiapan penuh Pemkot Kupang untuk bertransformasi. Ia mengakui bahwa pekerjaan ini tidak mudah, namun komitmen pemerintah daerah sangat kuat.

“Kami sadar, membangun sistem pengelolaan sampah bukan pekerjaan instan. Tapi kami punya komitmen kuat. Kami mulai dari nol, membangun roadmap yang jelas, dari hulu ke hilir,” ungkapnya.

Saat ini, Kota Kupang memproduksi sekitar 267 ton sampah per hari. Untuk menanganinya, Pemkot menerapkan sistem berbasis wilayah dengan target setiap kecamatan memiliki Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST).

“Kami tidak mau lagi hanya memindahkan sampah dari satu titik ke titik lain. Harus ada pengolahan. Target kami, hanya 15 persen residu yang masuk ke TPA,” jelasnya.

Pos terkait