Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com
+Gabung
Kupang, Suluh-Desa.com – Ketegangan muncul di tengah masyarakat Perumahan Belo Permai, Kelurahan Belo, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur. Rencana pembangunan jaringan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) yang bersumber dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Air Cina Tablolong yang direncanakan melintasi area pemukiman warga menimbulkan kekhawatiran sekaligus kekecewaan mendalam. Puncaknya terjadi setelah pihak PLN Wilayah Timor (PLN UIP Nusra) yang telah berjanji hadir dalam pertemuan untuk berdialog, justru membatalkan kesepakatan tersebut secara sepihak tanpa pemberitahuan yang jelas.
Peristiwa ini menimbulkan dugaan di kalangan warga bahwa terdapat sikap yang tidak menghargai, bahkan dianggap sebagai bentuk permainan terhadap masyarakat yang sebelumnya telah menyepakati waktu pertemuan. Warga menilai bahwa mengatur waktu berkumpul bagi seluruh penghuni perumahan bukanlah hal yang mudah dan membutuhkan pengorbanan tersendiri. Oleh karena itu, pembatalan mendadak ini memicu rasa kesal dan curiga, di mana sebagian warga merasa keberadaan mereka diremehkan. Ada anggapan bahwa pihak PLN menganggap rute pemasangan jalur SUTET yang melewati pemukiman warga yang sebagian besar tinggal di rumah subsidi bukanlah hal yang perlu diperhatikan secara serius.






