Menembus Gempa dan Erupsi: Perjalanan Solidaritas Wali Kota Kupang ke Enam Kabupaten di Flores

| Editor: Wanster Buu
Situasi Wali Kota Kupang, Christian Widodo sedang menyapa para penggemar dan korban gempa di Flores.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com

+Gabung

Di Kabupaten Nagekeo, Wali Kota Kupang secara resmi menyerahkan bantuan senilai Rp100 juta untuk korban gempa yang diterima langsung oleh Bupati Nagekeo, Simplisius Donatus.

Namun bagi Wali Kota, nilai terpenting dari bantuan tersebut bukan hanya nominalnya. “Bantuan ini adalah simbol solidaritas kami. Kami ingin menyampaikan pesan bahwa saudara-saudara kita di Flores tidak sendirian. Satu pulau terluka, yang lain siap membantu. Kemanusiaan tidak memiliki batas wilayah,” tegasnya.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Iklan anda ingin di lihat ribuan orang?  Hubungi Kami!!!

Ia sengaja mengantar sendiri bantuan tersebut karena ingin melihat langsung kondisi masyarakat sekaligus mengajak daerah lain melakukan hal yang sama. “Kenapa saya harus datang sendiri? Karena saya ingin mengajak teman-teman dari daerah lain untuk ikut berpartisipasi memberikan bantuan kepada warga terdampak di Flores,” katanya.

Wali Kota menyadari Kota Kupang tidak mengalami dampak langsung seperti sejumlah wilayah di Flores. Namun baginya, kondisi tersebut bukan alasan untuk berjarak dari saudara-saudara yang sedang tertimpa bencana. “Kita mungkin tidak ikut diguncang gempa, tetapi kita ikut merasakan penderitaan mereka,” ujarnya.

Apresiasi dari Para Pemimpin Daerah Flores

Pesan solidaritas tanpa batas itu dirasakan langsung oleh para kepala daerah di Flores. Bupati Nagekeo, Simplisius Donatus, menyampaikan terima kasih atas kehadiran dr. Christian yang datang sebagai wajah masyarakat Kota Kupang membawa bantuan dan solidaritas antardaerah. Menurutnya, kehadiran tersebut memberikan lebih dari sekadar bantuan material. “Kehadiran ini memberikan semangat dan kebangkitan moril bagi kami yang terdampak, sehingga masyarakat tahu bahwa ketika mereka tertimpa bencana masih ada orang yang peduli,” ungkapnya.

Pos terkait