RUPS Luar Biasa Bank NTT Tetapkan Dividen Sama dengan Tahun Lalu, Susunan Pengurus Baru, dan Tambahan Modal untuk Dorong Ekonomi Daerah

| Editor: Wanster Buu
Gubernur NTT Melki Lakalena, bersama jajaran Kepala Daerah Se-NTT, Dirut dan Direksi Bank NTT usai RUPS saat jumpa Pers di gedung Sasando, Kantor Gubernur NTT, Minggu (24/05).

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com

+Gabung

Gubernur Melki Lakalena mengungkapkan keyakinannya yang sangat besar bahwa berbagai langkah strategis, penataan organisasi, penguatan permodalan, serta penempatan sumber daya manusia yang tepat ini akan membawa dampak positif yang sangat besar dan menjadikan perkembangan Bank NTT ke depan jauh lebih baik, lebih sehat, dan lebih kuat dibandingkan sebelumnya. Dalam rapat tersebut, Direksi juga telah memaparkan secara terbuka, rinci, dan jelas mengenai rencana bisnis, strategi pengembangan, serta target pencapaian laba atau keuntungan untuk tahun berjalan maupun rencana jangka panjang di tahun-tahun mendatang, yang semuanya disambut dengan tanggapan dan dukungan yang positif dari seluruh peserta rapat.

Selain membahas hal-hal teknis terkait tata kelola perusahaan dan struktur keuangan bank, dalam kesempatan yang sama juga diumumkan ketersediaan alokasi dana yang sangat besar yang telah disiapkan oleh Bank NTT guna disalurkan kepada masyarakat luas sebagai bentuk dukungan nyata terhadap penggerak perekonomian daerah. Saat ini, Bank NTT memiliki total dana yang disiapkan sebesar Rp350 miliar yang dikhususkan untuk penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Iklan anda ingin di lihat ribuan orang?  Hubungi Kami!!!

Dari total jumlah dana sebesar Rp350 miliar tersebut, sebesar Rp50 miliar di antaranya secara khusus dialokasikan dan disiapkan untuk para pekerja migran asal NTT serta berbagai sektor usaha produktif lainnya yang membutuhkan suntikan dana permodalan. Sedangkan sisa dana yang sebesar Rp300 miliar lainnya, disiapkan dan dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan permodalan serta pengembangan usaha bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang tersebar di seluruh wilayah kabupaten dan kota di Nusa Tenggara Timur.

Pos terkait