Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com
+Gabung
Respon masyarakat terhadap program ini dinilai sangat baik. Setelah informasi disebarkan melalui media sosial, warga mulai menghubungi pihak sekolah sejak Minggu lalu untuk meminta bantuan perbaikan barang-barang rumah tangga maupun kendaraan.
Sebelum turun ke lapangan, para siswa dibekali berbagai keterampilan penunjang agar pelayanan yang diberikan maksimal. Materi yang diberikan meliputi kemampuan berbicara di depan umum, tata cara melayani pelanggan dengan sopan dan ramah, serta penguasaan bahasa Inggris dasar. Bekal ini dianggap penting agar siswa tidak hanya cekatan secara teknis, tetapi juga santun dan komunikatif saat berhadapan langsung dengan masyarakat.
Program ini membawa dampak positif yang ganda. Di satu sisi, siswa mendapatkan pengalaman nyata berinteraksi langsung dengan masyarakat. Di sisi lain, sekolah tidak perlu lagi mengeluarkan biaya untuk membeli bahan praktek, karena kebutuhan tersebut terpenuhi dari barang-barang milik warga yang memerlukan perbaikan. Selain itu, kegiatan ini sekaligus menjadi sarana promosi gratis bagi sekolah SMKN 5 sekaligus memperkenalkan wajah Kota Kupang yang peduli dan saling berbagi.
Berdasarkan keluhan yang diajukan warga, siswa bersama guru akan turun langsung ke lokasi. Setiap kali pelayanan dilakukan, minimal empat orang siswa akan diterjunkan ke lapangan, didampingi oleh seorang guru.





